Bisnis  

Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce

Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce
Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce

idfakta.com – Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD1.712,9 per ounce.

Fokus minggu ini tertuju pada pertemuan Bank Sentral Eropa, Kamis, yang diprediksi memberikan kenaikan suku bunga 75 basis poin.

Fed fund futures kini memperkirakan peluang 73 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Federal Reserve pada pertemuan kebijakan 20-21 September.

“Beberapa kekuatan menekan pasar, yang semuanya berkaitan dengan prospek kebijakan moneter di seluruh dunia selama tahun depan,” kata Daniel Ghali, analis TD Securities.

Dolar melonjak ke level tertinggi dua dekade setelah data menunjukkan industri jasa Amerika naik lagi pada Agustus, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun melesat ke level tertinggi sejak Juni di tengah ekspektasi bahwa The Fed akan terus menaikkan suku bunga.

Imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

“Emas terseret lebih rendah oleh dolar dan imbal hasil obligasi yang meningkat. Dalam lingkungan ini dengan dua pasar tersebut melakukan apa yang mereka lakukan, cukup sulit bagi emas untuk mempertahankan reli apapun,” kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

“Kita bisa melihat beberapa bargain hunting yang datang ke sini pada level ini. Namun, jangan melihat pergerakan naik yang substansial di sini yang terkadang dicari orang di saat-saat yang tidak pasti.” Katanya.

Sementara itu harga perak di pasar spot merosot 1,2 persen menjadi USD17,95 per ounce, platinum naik 0,5 persen menjadi USD850,21 sementara paladium anjlok 2 persen menjadi USD1.992,95