Bisnis  

Penguatan IHSG Berpotensi Berlanjut, Cermati Saham-saham Berikut

idfakta.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup menguat 1,13 persen ke 6.810,32 pada perdagangan Selasa (13/12/2022). Penguatan kali ini utamanya ditopang oleh sektor teknologi dan keuangan yang naik signifikan.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyebutkan, pola gerak IHSG terlihat sedang mengalami teknikal rebound pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu sebelumnya. Menurutnya, kelanjutan kenaikan masih mungkin dapat terjadi jika IHSG mampu ditutup di atas resisten level terdekat.

“Namun masih minimnya sentimen yang dapat mem-booster kenaikan IHSG serta capital inflow yang belum terlihat bertumbuh secara signifikan cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG,” ujar dia dalam risetnya, Selasa.

William memproyeksi, penguatan IHSG berlanjut pada sesi perdagangan Rabu (14/12/2022). Ia memprediksi, pada perdagangan hari ini indeks saham akan bergerak pada rentang 6.676-6.834.

“Hari ini berpeluang untuk mengalami penguatan terbatas,” katanya.

Pada sesi perdagangan kali ini, saham yang menarik untuk diperhatikan versi William ialah BBNI, SMGR, ASII, AKRA, UNVR, BBRI, JSMR, dan TLKM.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebutkan, IHSG berpotensi kembali menguat pada hari ini. Ia menyebutkan, IHSG akan melanjutkan tren bullish jangka pendek menuju 6.866 sebagai resisten terdekat, atau bahkan 6.918.


“Dan mestinya berada di awal wave selama IHSG tetap berada di atas 6.700,” ujarnya.

Lebih lanjut ia bilang, level support IHSG berada di 6.700, 6.679, dan 6.641. Sementara level resistennya berada di 6.866, 6.919, dan 6.994.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham INDF (buy on weakness), CPIN (accumulative buy), INCO (accumulative buy), MDKA (accumulative buy), dan EMTK (trading buy).

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis atau sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!