Mengenal Kepemimpinan Transformasional dan Contohnya

Mengenal Kepemimpinan Transformasional dan Contohnya
Mengenal Kepemimpinan Transformasional dan Contohnya

idfakta.com – Supaya organisasi bisa berjalan dengan baik, tentu membutuhkan seorang pemimpi. Setiap pemimpin memiliki caranya tersendiri, salah satunya adalah gaya kepemimpinan transformasional.

Seorang pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan ini akan sangat pandai untuk menyelesaikan konflik serta dengan senang hati untuk membantu teman kerjanya. Selain itu, mereka juga adalah orang-orang yang selalu bisa menyemangati anggota tim di sekitarnya saat sedang mengalami kejenuhan saat bekerja.

Dalam artikel ini, kita akan mengetahui apa itu kepemimpinan transformasional. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Gaya kepemimpinan transformasional adalah cara dari seorang pemimpin untuk memotivasi dan memberdayakan orang-orang yang berada di bawah tanggung jawabnya untuk bisa bekerja sama dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.

Dilansir dari buku Kepemimpinan Transformasional, Transaksional, dan Motivasi Kerja yang ditulis oleh Armansyah, seorang pemimpin transformasional akan memberikan ruang yang luas kepada anggotanya untuk mengasah berbagai skill yang diperlukan dalam dunia kerja.

Ruang yang luas tersebut akan membuat seseorang menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menemukan solusi terhadap permasalahan yang ada. Dengan begitu, setiap orang bisa memberikan andil terhadap segala hal yang berkaitan dengan organisasi.

Melalui gaya kepemimpinan ini, anggota organisasi cenderung akan memiliki tingkat kepuasan kerja serta komitmen yang tinggi. Selain itu, cara ini juga bisa menciptakan budaya dan lingkungan kerja yang sehat, efektif, dan efisien bagi semua anggota dalam suatu organisasi.

Seseorang yang memiliki gaya kepemimpinan transformasional memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari orang lain. Dilansir dari jurnal Karakteristik Kepemimpinan Transformasional oleh Shalahuddin, terdapat empat karakteristik, antara lain:

Karakter pertama adalah idealisasi pengaruh atau idealized influence. Seorang pemimpin transformasional memiliki fokus untuk membangun budaya organisasi di mana setiap orang di dalamnya akan saling membantu untuk meraih tujuan bersama.

Mereka mengetahui bahwa pemimpin adalah sosok yang menjadi panutan. Oleh karena itu, pemimpin akan mencontohkan sesuatu yang baik supaya hal tersebut diikuti oleh semua anggotanya.

Dengan begitu, pemimpin akan menularkan semangatnya pada semua anggota. Pemimpin juga akan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari seluruh anggotanya.

Pemimpin dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah seorang pemimpin yang memiliki visi yang jelas serta dapat mengkomunikasikannya dengan baik kepada setiap anggota. Dalam hal ini, pemimpin transformasional cenderung berperan sebagai mentor untuk mendampingi anggotanya,

Mereka akan memberikan tantangan yang mengasah kreativitas anggota sembari membimbing mereka. Selain itu, pemimpin juga akan memberikan rasa optimis dan meningkatkan motivasi untuk setiap anggota.

Karakter ini merupakan karakter seorang pemimpin transformasional yang bisa menstimulasi anggotanya untuk menyelesaikan permasalahan dengan cermat serta rasional. Selain itu, pemimpin transformasional juga akan mendorong anggotanya untuk menyelesaikan masalah dengan efektif dan efisien.

Individualized consideration berarti kemampuan seorang pemimpin untuk memahami perbedaan karakter individu di setiap anggotanya. Dalam hal ini, pemimpin transformasional akan mendengar setiap aspirasi dari anggotanya dan mampu melihat kebutuhan dari masing-masing anggota.

Setiap hal tentu memiliki keuntungan dan kerugian, termasuk juga kepemimpinan transformasional. Berikut adalah daftar keuntungan dan kerugiannya.

Contoh kepemimpinan transformasional di dalam organisasi perusahaan adalah ketika seorang manajer yang memberikan ruang sebesar-besarnya untuk anggotanya agar mampu mengeluarkan kreasi terbaiknya. Selain itu, manajer ini juga akan sering mendorong anggotanya untuk meningkatkan semangat serta antusiasme anggota dalam bekerja serta membangun hubungan yang dekat secara emosional.

Contoh kepemimpinan transformasional yang dimiliki pemimpin dunia salah satunya adalah Mahatma Gandhi. Gandhi menggunakan pendekatan yang lembut dan humanis sehingga dia dicintai oleh banyak sekali orang hingga saat ini.

Dalam kepemimpinan modern, Ignasius Jonan yang sempat memimpin PT Kereta Api Indonesia juga merupakan contoh pemimpin transformasional. Kepemimpinannya berhasil mentransformasi PT KAI dengan melakukan pembenahan di sisi internal yaitu dengan mengubah mindset karyawan dari product oriented menjadi customer oriented.

Kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang memberdayakan orang-orang yang berada di bawah tanggung jawab pemimpin. Gaya ini bisa kamu gunakan dalam memimpin organisasi yang kamu jalankan.