Pelaku Ekonomi: Pengertian, Jenis, dan Perannya

Pelaku Ekonomi: Pengertian, Jenis, dan Perannya
Pelaku Ekonomi: Pengertian, Jenis, dan Perannya

idfakta.com – elaku ekonomi adalah seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi dan konsumsi. Bisa dikatakan, pelaku ekonomi dalam suatu perekonomian terdiri atas banyak kalangan.

Secara umum, pelaku ekonomi dalam suatu perekonomian terdiri atas rumah tangga, masyarakat, perusahaan, pemerintah, luar negeri, dan lembaga keuangan. Pihak-pihak ini memiliki peran dalam kegiatan ekonomi.

Pengertian pelaku ekonomi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian pelaku ekonomi adalah orang yang bergerak dalam bidang ekonomi. Apa yang dimaksud dengan pelaku ekonomi juga dapat dipahami sebagai orang yang terlibat dalam proses ekonomi.

Pelaku ekonomi adalah semua pihak baik perorangan maupun organisasi yang melakukan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pihak yang melakukan tiga aktivitas ekonomi ini disebut produsen, distributor dan konsumen.

Dikutip dari Cambridge Dictionary, pelaku ekonomi adalah seseorang, perusahaan, atau organisasi yang memiliki pengaruh terhadap motif ekonomi dengan memproduksi, membeli, atau menjual.

Sementara dalam Longman Business Dictionary disebutkan pengertian pelaku ekonomi adalah seseorang, perusahaan, dan lain-lain yang berdampak pada ekonomi suatu negara, misalnya dengan membeli, menjual, atau berinvestasi.

Dalam istilah lain, pengertian pelaku ekonomi adalah individu atau organisasi yang mempengaruhi ekonomi. Dengan demikian, pelaku ekonomi adalah konsumen, produsen, atau pihak pemberi pengaruh terhadap pasar modal dan perekonomian pada umumnya.

Jenis dan peran pelaku ekonomi

Secara garis besar, pelaku ekonomi terdiri dari empat yaitu rumah tangga, masyarakat, perusahaan, dan pemerintah. Masing-masing memiliki peran dalam lingkup kegiatan ekonomi. Berikut penjelasannya:

1. Rumah tangga

Dikutip dari Gramedia.com, rumah tangga adalah pelaku ekonomi dalam ruang lingkup terkecil. Namun dari rumah tangga inilah yang kemudian membangun masyarakat luas.
Rumah tangga sebagai pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya seperti kakek, nenek dan saudara.

Sebagai pelaku ekonomi dalam hal ini rumah tangga konsumen memiliki dua peran, yaitu sebagai pelaku produksi dan pelaku konsumsi.

Peran rumah tangga dari sisi pelaku produksi dapat dilihat dari pemanfaatan tenaganya untuk perusahaan atau instansi pemerintah. Selain itu, usaha yang dapat dijalankan dalam ruang lingkup rumah tangga disebut UMKM.

Sedangkan dari sisi konsumsi, peran rumah tangga dapat dilihat dari pemanfaatan produk, baik barang atau jasa untuk memenuhi segala kebutuhannya.

2. Masyarakat

Pelaku ekonomi kedua yang lingkup lebih luas dari rumah adalah masyarakat. Peran masyarakat tenting sangat penting dalam kegiatan ekonomi, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun konsumsi.

3. Perusahaan

Perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen, distributor sekaligus konsumen. Perusahaan adalah organisasi usaha yang dibentuk untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Produsen adalah peran utama dari perusahaan karena telah menjadi tempat berlangsungnya produksi. Pihak-pihak dari perusahaan berupaya agar produk yang diproduksi bisa sampai ke tangan konsumen.

Sementara, perusahan yang berperan sebagai pelaku ekonomi distributor contohnya adalah perusahaan ritel. Perusahaan ritel bertugas memasarkan dan menjual produk dari perusahaan.

Sedangkan peran sebagai pelaku ekonomi konsumen, dapat diketahui saat perusahaan harus memenuhi kebutuhan bahan baku untuk produksi.

4. Pemerintah

Pelaku ekonomi lain yang juga memiliki peran sangat penting adalah pemerintah. Sebagai salah satu pelaku ekonomi, pemerintah bertugas membuat kebijakan-kebijakan yang menguntungkan bagi perekonomian negara, baik untuk produsen, konsumen, maupun distributor.

Peran utama pemerintah sebagai pelaku ekonomi adalah mengendalikan perekonomian dengan berbagai kebijakan ekonomi untuk memakmurkan warga negaranya.

Pemerintah sebagai regulator atau sebagai pengendali perekenomian sebuah negara antara lain:

  • Membuat kebijakan moneter
  • Membuat kebijakan fiskal
  • Membuat kebijakan kegiatan dengan negara lain seperti impor dan ekspor

Selain itu, pemerintah juga berperan sebagai produsen dan konsumen. Sebagai konsumen, artinya dalam menjalankan tugasnya, pemerintah membutuhkan barang dan jasa.

Sebagai produsen, pemerintah turut serta dalam menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan dalam rangka mewujudkan kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya.

Sedangkan sebagai distributor, peran pemerintah terlihat dari kegiatan penyaluran bantuan seperti BOS, BLT dan bantuan lainnya.

5. Luar negeri

Tidak hanya dalam negeri, negara lain juga memiliki peranan dalam perekonomian sebuah negara. Pasalnya, suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, sehingga membutuhkan negara lain untuk mencukupi kebutuhannya.

Pelaku ekonomi dari luar negeri ini meliputi kegiatan ekspor dan impor, investasi di suatu negara untuk membangun pabrik, pertukaran tenaga kerja, dan memberikan pinjaman kepada negara lain.

6. Lembaga keuangan

Terakhir, pelaku ekonomi yang juga memiliki peran besar adalah lembaga keuangan. Ini adalah pihak yang melakukan kegiatan keuangan, baik bank maupun bukan bank, untuk membantu meningkatkan perekonomian suatu negara.

Lembaga keuangan menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk produk simpanan dengan memberikan suku bunga deposito kepada masyarakat. Seperti tabungan berjangka, tabungan sekolah, tabungan haji, deposito, safe deposit box dan produk-produk tabungan lainnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian pelaku ekonomi, jenis dan berbagai macam perannya. Bisa dikatakan, pelaku ekonomi adalah semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi yang mencakup produksi, distribusi dan konsumsi.