Waduh! Ekonomi AS Diprediksi Suram Nih Tahun Depan

Waduh! Ekonomi AS Diprediksi Suram Nih Tahun Depan
Waduh! Ekonomi AS Diprediksi Suram Nih Tahun Depan

idfakta.com – Ekonomi global saat ini tengah mengalami perlambatan, termasuk Amerika Serikat (AS) yang dekat sekali dengan jurang resesi.

CEO JP Morgan Chase, Jamie Dimon memberikan peringatan yang sangat serius tentang prediksi ekonomi yang diperkirakan akan membawa AS dan ekonomi global ke dalam resesi pada pertengahan tahun depan.

Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya “masih relatif baik-baik saja” untuk saat ini, dan konsumen atau masyarakat cenderung berada pada kondisi yang lebih baik, bila dibandingkan dengan dengan krisis keuangan global pada 2008.

“Tetapi anda tidak dapat berbicara ekonomi tanpa membicarakan hal-hal yang akan terjadi di masa depan, dan inilah yang harus diperhatikan dengan serius” Ujarnya pada awak media di konferensi JPM Techstars di London, dilansir dari CNBC (11/10/2022).

Berbagai indikator seperti naiknya suku bunga, efek dari pengetatan kuantitatif, inflasi, dan kondisi yang tidak dapat diprediksi dari dampak perang Rusia dan Ukraina, menjadi semacam alarm untuk membuat kita lebih waspada.

“Ini adalah hal yang sangat serius, Eropa sudah memasuki resesi – kemungkinan besar ini akan menempatkan Amerika Serikat ke dalam posisi yang sama dalam 6 sampai 9 bulan dari sekarang” Ujar Dimon.

Sebelumnya The Federal Resere atau Bank Sentral Amerika Serikat mengambil tindakan lebih awal untuk melawan inflasi yang melonjak dengan menaikan suku bunga acuan hingga 3%-3,25%.

Pada bulan lalu Presiden Federal Reserve Chicago, Charles Evans menilai ini sebagai tindakan yang terlalu jauh dan cepat dari bank sentral Amerika Serikat untuk memerangi inflasi. Dilansir dari CNBC (11/10/2022).

Dimon mengatakan sangat sulit memprediksi berapa lama kondisi ekonomi yang buruk ini akan berlangsung.

“Hal itu bisa berubah kapan saja, dan bisa terjadi secara perlahan atau sangat keras sekalipun. Saya pikir ini sangat sulit untuk diprediksi, jadi bersiaplah” ujarnya.