8 Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak!

8 Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak!
8 Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak!

idfakta.com – Berikut ini 8 tips memilih asuransi pendidikan anak dari Perencana Keuangan Independen Finansialku plus penjelasannya.

Rubrik Finansialku:

Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Pendidikan adalah salah satu investasi yang dapat menjadi bekal untuk masa depan anak. Berbicara mengenai pendidikan, akan selalu dihadapkan tantangan utama yaitu biaya pendidikan.

Apakah Anda memiliki putra/putri yang saat ini sudah sekolah? Finansialku akan senang sekali jika Anda mau berbagi berapa sih biaya sekolah putra/putri Anda saat ini. Silahkan tinggalkan komentar Anda di bawah artikel ini, terima kasih.

Berdasarkan data yang didapat Finansialku, rata-rata kenaikan biaya pendidikan di Indonesia sekitar 10% – 20% setahun. Jadi sebagai gambaran, kalau saat ini untuk lulus kuliah disebuah universitas swasta di Jakarta adalah Rp 60 juta, maka biaya kuliah tersebut akan sama dengan:

*Asumsi perhitungan:

Biaya saat ini Rp 60.000.000

Kenaikan 10% per tahun

Cara perhitungan:

    Kenaikan tahun depan Rp 60 juta x (100%+10%) = Rp 66 juta

    Kenaikan tahun ke-2 Rp 66 juta x (100%+10%) = Rp 72,6 juta

    dan seterusnya

Kenaikan biaya pendidikan ini seperti dengan deret ukur atau bunga ber bunga (compounded interest). Nah suatu saat harga pendidikan di Indonesia akan menjadi sangat mahal, jauh lebih mahal daripada harga pendidikan saat kita sekolah atau kuliah.

Di Negara-negara maju seperti Amerika, pendidikan termasuk barang mewah. Harganya sudah sangat mahal. Banyak mahasiswa/I mengambil kredit untuk dana pendidikan (disebut student loan). Setelah mereka lulus, mereka mengawali karir mereka dengan utang dana pendidikan. Finansialku sebagai perencana keuangan tidak mengharapkan hal tersebut terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu Anda, Kami dan Kita semua perlu merencanakan dana pendidikan anak mulai dari sekarang. Anda dapat berdiskusi dengan Finansialku, silahkan hubungi Jasa Perencana Keuangan.

Jika Anda browsing di Google, mengetik dana pendidikan anak banyak sekali hasil pencarian mengarah pada asuransi pendidikan anak. Menurut kami Asuransi pendidikan bisa menjadi salah satu pertimbangan, tetapi bukan solusi yang terbaik. Ada produk-produk lain seperti reksa dana, tabungan pendidikan yang dapat Anda pertimbangkan juga sebagai sarana investasi.

Di Indonesia, banyak pilihan produk asuransi pendidikan anak, jangan sampai Anda keliru memilih asuransi pendidikan untuk putra-putri Anda. Jika saat ini Anda sedang mencari asuransi pendidikan anak, berikut ini 8 tips mengenai asuransi pendidikan anak.

Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak

    Sebelum membeli pastikan Anda tahu berapa dana pendidikan yang dibutuhkan dan cara kerja asuransi pendidikan. Ketika Anda memilih asuransi pendidikan dari beberapa perusahaan utamakan kebutuhan Anda, baru cari harga premi yang termurah.

    Usahakan untuk memilih Asuransi pendidikan yang biaya akuisisinya tidak terlalu tinggi, untuk memaksimalkan investasi di dalamnya.

    Usahakan Anda memilih asuransi pendidikan yang biaya top upnya seminimal mungkin atau bahkan tidak ada (0%).

    Pastikan Anda memilih asuransi pendidikan yang memiliki fitur pembebasan premium atau ditabungkan sampai anak lulus kuliah apabila terjadi risiko pada pencari nafkah utama.

    Ingat, jika Anda memilih asuransi pendidikan dan membelinya yang harus jadi tertanggung adalah sang pencari nafkah, BUKAN ANAKNYA. Anak boleh saja menjadi rider tetapi bukan yang tertanggung utama.

    Alangkah baiknya apabila Anda dapat memilih asuransi pendidikan yang mampu menambahkan beberapa rider (asuransi tambahan). Ingat bahwa asuransi tambahan (rider) itu tidak gratis, jadi juga bisa menggerus hasil investasi.

    Ketika Anda memilih asuransi pendidikan anak, pertimbangkan juga untuk membeli rider yang diperlukan supaya hasilnya maksimal. Ingat harus selektif dalam memilih rider.

    Pertimbangkan bagaimana panjang masa tabungnya? Dan kapan waktu pencairannya? Pilih sesuai dengan perkiraan umur anak selesai kuliah dikurangi umur anak sekarang. Jangan diperpendek waktunya, karena ada biaya yang akan dapat menggerus hasil investasi.

Kesimpulan

Semoga Anda sudah tidak bingung lagi memilih asuransi pendidikan anak dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman Anda. Mereka juga perlu tahu bagaimana cara memilih asuransi pendidikan yang tepat untuk putra-putri mereka. Salam hangat Finansialku.

Apakah Anda sudah memilih asuransi pendidikan untuk putra-putri Anda? Silahkan share apa saja pengalaman Anda ketika memilih asuransi yang tepat!

Image Credit

    Child – http://goo.gl/QrKnCn

    Student Loan Story – http://goo.gl/Un4Xy0

Download E-Book Apa Tujuan Keuangan Anda? (GRATIS)