Rangkuman Hari Ke-300 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Akui Situasi Sangat Sulit, Zelensky Berencana ke AS

idfakta.com – Masih ada beberapa hal baru yang terjadi “mewarnai” perang Rusia-Ukraina hari ke-300 pada Selasa (20/12/2022).

Ini termasuk, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui situasi di empat daerah Ukraina yang dia klaim telah dianeksasi “sangat sulit”.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan akan mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk menemui Presiden AS Joe Biden.

Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkuman serangan Rusia ke Ukraina hari ke-300 yang dapat Anda simak:

Zelensky berencana ke luar negeri untuk kali pertama

Pada Selasa, Zelensky dilaporkan berencana mengunjungi AS pada Rabu (21/12/2022).

Jika terjadi, ini akan menjadi perjalanan pertama Zelensky ke luar negeri sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.

Media AS melaporkan, Zelensky berencana untuk mengunjungi Gedung Putih karena Presiden Joe Biden diperkirakan akan mengumumkan paket bantuan senjata baru untuk Kyiv termasuk rudal Patriot.

Rudal ini dianggap penting untuk mempertahankan Ukraina dari serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, kata laporan tersebut.

Zelensky juga dapat berpidato di depan Kongres AS, yang bersiap untuk meloloskan RUU anggaran baru dengan bantuan segar sebesar 44,9 miliar dollar AS untuk Ukraina.

Bank Dunia setujui paket bantuan Rp9,49 triliun

Bank Dunia mengatakan pada Selasa, telah menyetujui paket bantuan baru senilai 610 juta dollar AS (sekitar Rp9,49 triliun) untuk Ukraina.

Pembiayaan itu ditujukan untuk mempertahankan layanan penting dan mendukung perawatan kesehatan saat perang berkecamuk.

“Ini terjadi ketika invasi Rusia”terus memiliki konsekuensi ekonomi dan kemanusiaan yang menghancurkan,” kata Presiden Bank Dunia David Malpass dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Dia melihat, perang telah menghantam sektor kesehatan Ukraina, infrastruktur energi kritis, serta jaringan transportasi.

Dari pembiayaan tambahan, 500 juta dollar AS berasal dari pinjaman untuk membantu pemerintah Ukraina dengan pengeluaran terkait tunjangan anak dan keluarga, gaji pegawai negeri, serta pembayaran utilitas.

Perancis kirim rudal pertahanan udara ke Ukraina

Perancis telah mengirimkan lebih banyak sistem rudal pertahanan udara dan senjata lainnya ke Ukraina.

Presiden Perencis Emmanuel Macron mengatakan, negaranya bahkan akan mengirim lebih banyak lagi awal tahun depan.

“Dalam beberapa hari terakhir, Perancis telah mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina, peluncur roket, Crotale (baterai pertahanan udara), peralatan melebihi apa yang telah kami lakukan,” kata Macron kepada televisi TF1 dan LCI Perancis, Selasa.

Dia berbicara di atas kapal induk Perancis Charles de Gaulle di lepas pantai Mesir, sehari sebelum mengunjungi Yordania untuk pertemuan puncak regional pada Selasa.

Zelensky kunjungi Kota Bakhmut yang jadi pusat pertempuran

Pada perang Rusia-Ukraina hari ke-300 kemarin, Zelensky dilaporkan telah mengunjungi Kota Bakhmut.

Kota itu sekarang menjadi pusat pertempuran pasukan Rusia-Ukraian setelah invasi berjalan 10 bulan.

Zelensky menggambarkan kota yang dilanda perang itu sebagai “benteng” garis depan Ukraina.

Putin akan tetapkan tujuan militer 2023

Kremlin mengunumkan pada Selasa, bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu pejabat pertahanan senior pada hari Rabu ini untuk menetapkan tujuan militer tahun depan dan menilai konflik di Ukraina.

“Pada 21 Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pertemuan Kolegium Kementerian Pertahanan Rusia. Pekerjaan Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2022 akan dirangkum dan tugas untuk tahun depan akan ditetapkan,” kata Kremlin.

Presiden Jerman minta Xi bilang ke Putin untuk akhiri perang Ukraina

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Selasa mendesak pemimpin China Xi Jinping melalui panggilan telepon untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Rusia untuk menghentikan perang di Ukraina.

“Presiden menggarisbawahi kepentingan bersama China dan Eropa dalam mengakhiri perang (di Ukraina ) serta menghormati kedaulatan Ukraina dan penarikan pasukan Rusia yang diperlukan,” kata Kantor Kepresidenan Jerman dalam sebuah pernyataan.

“Dia meminta Xi untuk menggunakan pengaruhnya di Rusia dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin untuk tujuan ini,” tambah pernyataan tersebut.

100.000 spesialis IT tinggalkan Rusia setelah invasi ke Ukraina

Sekitar 100.000 spesialis IT disebut telah meninggalkan Rusia pada tahun ini, menyusul dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina pada 24 Februari.

Anak-anak muda Rusia diketahui telah berbondong-bondong meninggalkan negaranya, terutama mereka yang bekerja di sektor IT dan dapat bekerja dari jarak jauh.

Kondisi itu pun dikhawatirkan bisa memicu terjadinya brain drain atau pelarian modal manusia.

Beberapa bulan kemudian, pengumuman mobilisasi ratusan ribu orang pada akhir September memicu gelombang keberangkatan lainnya.

“Hingga 10 persen karyawan perusahaan IT telah meninggalkan Rusia dan belum kembali. Total sekitar 100.000 spesialis IT berada di luar negeri,” kata Menteri Pengembangan Digital Rusia, Maksut Shadayev, seperti dikutip kantor berita Rusia.

Ukraina kecam pertemuan Putin-Lukashenko

Ukraina pada Selasa mengecam pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko.

Ukraina menyebut pertemuan tersebut sebagai teater politik, sehari setelah kedua pemimpin negara berjanji kerja sama militer yang lebih dalam selama pembicaraan.

“Pertemuan Putin dan Lukashenko adalah tarian lain yang telah mereka lakukan. Menurut informasi yang tersedia, tidak ada keputusan penting yang dibuat pada pertemuan ini. Apa pun yang terjadi, kami siap untuk skenario apa pun,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba.

Putin akui situasi sulit di wilayah yang dianeksasi

Presiden Vladimir Putin pada Selasa mengatakan situasi di empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia telah dianeksasi tetapi tidak dikendalikan secara militer “sangat sulit”.

Putin pada September lalu mengumumkan aneksasi empat wilayah di timur dan selatan Ukraina setelah proksi Moskwa mengadakan referendum di sana, dikecam sebagai tipuan oleh Kyiv dan Barat.

Pasukannya tidak pernah sepenuhnya menguasai wilayah mana pun dan bulan lalu terpaksa mundur dari ibu kota regional wilayah Kherson selatan setelah serangan balasan Ukraina selama berbulan-bulan.

“Situasi di Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, di wilayah Kherson dan Zaporizhzhia sangat sulit,” kata Putin kepada dinas keamanan Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!