Festival Film Busan tampilkan 243 film dari 71 negara

Festival Film Busan tampilkan 243 film dari 71 negara
Festival Film Busan tampilkan 243 film dari 71 negara

idfakta.com – Festival Film Internasional Busan (BIFF) tahun ini akan kembali normal sepenuhnya dengan tanpa penerapan jarak sosial di semua rangkaian acara, termasuk upacara pembukaan dan penutupan, mengutip laporan Yonhap yang disiarkan pada Rabu (7/9) waktu setempat.

Festival film terbesar di Asia ini akan diadakan pada 5-14 Oktober bertempat di Busan, Korea Selatan. BIFF akan menampilkan 243 film dari 71 negara. Film-film yang masuk seleksi akan ditayangkan di tujuh bioskop di Busan, termasuk Busan Cinema Center, tempat utama gelaran BIFF.

Penyelenggara BIFF mengatakan semua rangkaian acara dan pemutaran film akan diadakan dengan kapasitas penuh dengan 100 persen tempat duduk tersedia seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi COVID-19.

Pada tahun lalu, upacara pembukaan secara langsung diadakan dengan ketat sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, sementara aturan kekosongan kursi juga tengah diberlakukan di semua bioskop dalam ruangan di Korea Selatan.

Film drama asal Iran “Scent of Wind” karya Hadi Mohaghegh akan membuka ajang BIFF tahun ini, dan film “A Man” karya sutradara Jepang Kei Ishikawa akan ditayangkan pada penutupan festival.

Dua film akan ditampilkan di Gala Presentation yang bergengsi antara lain “Nobody’s Hero” oleh Alain Guiraudie dari Prancis dan “Scarlet” oleh Pietro Marcello dari Italia.

Pada bagian kompetisi “New Currents” tahun ini, sebanyak 20 film akan bersaing untuk mendapatkan penghargaan, mereka termasuk tiga di antaranya “A Wild Roomer” karya sutradara Korea Lee Jeong-hong, “Shivamma” karya Jaishankar Aryar dari India, dan “Thousand and One Nights” karya Nao Kubota dari Jepang.

Sembilan serial drama akan ditampilkan di bagian “On Screen”, program yang diluncurkan tahun lalu untuk memperkenalkan serial orisinal berkualitas yang diproduksi oleh platform streaming. Serial drama tersebut termasuk “Yonder” karya sutradara Korea Lee Joon-ik, “Connect” karya pembuat film Jepang Takeshi Miike, dan miniseri “The Kingdom Exodus” karya Lars von Trier.