News  

Mantan Presiden FIFA Sebut Piala Dunia 2022 di Qatar Kesalahan, Ungkap Tuan Rumah Seharusnya

Mantan Presiden FIFA Sebut Piala Dunia 2022 di Qatar Kesalahan, Ungkap Tuan Rumah Seharusnya
Mantan Presiden FIFA Sebut Piala Dunia 2022 di Qatar Kesalahan, Ungkap Tuan Rumah Seharusnya

PORTAL SULUT – Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan, memberikan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 ke Qatar adalah kesalahan.

Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2010 di tengah tuduhan suap dan korupsi menimpa FIFA.

Negara itu dikritik karena catatan hak asasi manusia mereka, termasuk perlakuan terhadap pekerja migran dan undang-undang yang mempengaruhi komunitas LGBTQ+.

Brasil Bawa Sembilan Penyerang ke Qatar, Tite juga Sertakan Dani Alves ke Piala Dunia 2022

Waktu penyelenggaraan juga tak biasanya. Piala Dunia umumnya berlangsung saat musim panas, namun kali ini di musim dingin.

Sepp Blatter, Presiden FIFA dari 1998 hingga 2015, dilarang berkecimpung di dunia sepak bola selama enam tahun karena korupsi.

Dia sekarang mengatakan bahwa keputusan untuk memberikan Qatar turnamen itu adalah sebuah kesalahan.

Pria berusia 86 tahun itu juga mengungkapkan bahwa rencananya adalah memberikan Piala Dunia 2022 ke AS sebagai “isyarat perdamaian”.

“Pilihan Qatar adalah sebuah kesalahan,” kata Sepp Blatter kepada outlet Swiss Tages-Anzeiger dikutip Portal Sulut via The Sun.

“Saat itu, kami sebenarnya sepakat di komite eksekutif bahwa Rusia harus mendapatkan Piala Dunia 2018 dan Amerika Serikat pada 2022,” lanjutnya.


Artikel ini bersumber dari news.google.com.