News  

Pesawat yang Jatuh di Danau Victoria Tanzania Berhasil Dievakuasi

Pesawat yang Jatuh di Danau Victoria Tanzania Berhasil Dievakuasi
Pesawat yang Jatuh di Danau Victoria Tanzania Berhasil Dievakuasi
Tim penyelamat berusaha menyelamatkan penumpang pesawat Precision Air yang jatuh di Danau Victoria di Bukoba, Tanzania, Minggu (6/11/2022). Foto: Stringer/Reuters
Pihak berwenang berhasil mengevakuasi pesawat Precision Air yang jatuh di Danau Victoria, Tanzania. Pesawat tersebut mengalami kecelakaan setelah berusaha mendarat di dekat danau karena cuaca yang buruk.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (6/11). Sebagian besar badan pesawat tenggelam di danau.

“Kami telah sepenuhnya mengeluarkan pesawat dari air dan sekarang penyelidikan profesional atas penyebab kecelakaan sedang berlangsung,” kata Otoritas Bandara Tanzania (TAA) dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Rabu (9/11).

“Bandara Bukoba juga akan segera dibuka kembali untuk memungkinkan operasi penerbangan tetap berjalan seperti biasa,” tambahnya.

Pesawat dengan nomor penerbangan PW 494 itu berangkat dari ibu kota Dar es Salaam. Pesawat jenis ATR 42-500 itu mengangkut 39 penumpang dan 4 awak pesawat.

Sebanyak 19 orang tewas dalam kecelakaan itu. Juru bicara pemerintah Gerson Msigwa mengatakan dua di antara korban yang tewas ialah seorang Warga Negara Kenya dan seorang Warga Negara Inggris.

“Kami sedang berkomunikasi dengan kedutaan masing-masing untuk mengangkut jenazah,” kata Msigwa.

Penyebab Pesawat Jatuh Segera Diselidiki

Pesawat ATR 42-500 yang digunakan Precision Air merupakan buatan perusahaan ATR Prancis-Italia yang berbasis di Toulouse. Saat ini pemerintah tengah menunggu pihak perusahaan itu untuk bergabung dalam penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat.

Msigwa berharap mereka bisa segera tiba di Tanzania dan bergabung dengan tim dari Precision Air dan TAA yang sudah hadir sejak Minggu.

Penanganan kecelakaan pesawat itu menjadi perhatian Perdana Menteri Kassim Majaliwa agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

“Pemerintah akan berbuat lebih banyak untuk memastikan keselamatan di sektor transportasi penerbangan,” kata Majaliwa.

Artikel ini bersumber dari news.google.com.