News  

Sejarah Terciptanya Gerabah, Sudah Digunakan Sejak Zaman Neolitikum

Sejarah Terciptanya Gerabah, Sudah Digunakan Sejak Zaman Neolitikum
Sejarah Terciptanya Gerabah, Sudah Digunakan Sejak Zaman Neolitikum

PIKIRAN RAKYAT – Gerabah merupakan barang yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Gerabah digunakan sebagai alat rumah tangga seperti piring, gentong, cangkir, kendi dan lainnya.

Gerabah sudah ada sejak 10.000 tahun yang lalu, tepatnya pada masa Revolusi Neolitik. Saat itu, gaya hidup berburu dan meramu berubah menjadi bertani dan bercocok tanam.

Gerabah tercipta karena manusia pada zaman itu butuh wadah air yang ringan dan praktis untuk menyiramin tanaman mereka. 

Orang Yunani kemudian berinovasi dengan menambahkan ukiran dan lukisan pada gerabah. Para pengrajin saat itu membuat karakter dari mitologi Yunani pada gerabah.


Selain itu, para ahli kebudayaan mengatakan, pembuatan gerabah di setiap tempat di dunia, dilakukan secara spontan, tanpa meniru pembuatan gerabah di daerah lain.

Tidak diketahui secara pasti kapan terjadinya roda pembuat gerabah muncul, namun hal ini merupakan perkembangan penting dalam pembuatan gerabah. Sekitar 3000 tahun sebelum masehi, pada awal Zaman Perunggu, pembuatan gerabah menggunakan roda lambat. Pada abad berikutnya, sebagian besar pembuat gerabah di Eropa dan Asia menggunakan roda cepat dalam pembuatannya.


Pada awalnya, gerabah dibuat di api terbuka, namun, pada masa-masa awal era Neolitik, oven khusus untuk membuat gerabah diciptakan.

Sejarah Pistol: Berkembang Signifikan Sejak Abad ke-15

Di Tiongkok Kuno, pembakaran gerabah membutuhkan suhu 1.300-1.400 derajat celsius, bahkan tak jarang lebih tinggi dari itu. Pembakaran dengan suhu setinggi itu memungkinkan komponen mineral dari tanah liat meleleh dan menghasilkan jenis keramik putih yang tipis atau yang kini dikenal sebagai porselen.

Namun, hal yang perlu dicatat, tidak semua jenis dari tanah liat dapat bertahan pada suhu tinggi. Dalam beberapa kasus juga ditemukan bahwa warna keseluruhan pada gerabah tidak dapat diubah dari kemerahan alami menjadi abu-abu tanpa menggunakan pigmen.


Artikel ini bersumber dari news.google.com.