Antusias Masyarakat Desa Air Putih dalam Pelatihan Pembuatan Pop Mie Sagu dan Mie Kremes

Antusias Masyarakat Desa Air Putih dalam Pelatihan Pembuatan Pop Mie Sagu dan Mie Kremes
Antusias Masyarakat Desa Air Putih dalam Pelatihan Pembuatan Pop Mie Sagu dan Mie Kremes

idfakta.com – IPB University melalui program MBKM One Village One CEO (OVOC) 2022 mengadakan pelatihan selama 3 hari untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis, tepatnya di 5 desa tempat peserta OVOC bertugas diantaranya Desa Air Putih, Desa Kuala Alam, Desa Penampi, Desa Temeran, Desa Sekodi, dan turut mengundang desa lain seperti Desa Sungai Alam. Hari pertama pelatihan dilaksanakan pada Jumat, 7 Oktober 2022 dengan fokus pelatihan pembuatan produk Pop Mie Sagu dan Mie Kremes Sagu.

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Penampi yang dihadiri oleh Ir. Subarna, M.Si selaku tim ahli dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Bintoro Pujo Prawiro, S.Pt selaku Koordinator OVOC 2022, Abdul Muto’in, ST selaku tenaga Sub Profesional Muda BRGM RI, Ade Suwirman, S.T.P. M.AP selaku Camat Bengkalis, para Kepala Desa dari 5 desa dimana peserta OVOC ditugaskan serta Kepala Desa Sungai Alam, dan masyarakat desa.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Bapak Ir. Subarna, M.Si selaku tim ahli dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB yang menjelaskan serta mendemonstrasikan tahap-tahap pembuatan Pop Mie Sagu dan Mie Kremes Sagu. Para peserta pelatihan sangan antusias dalam kegiatan ini, dikarenakan mereka juga langsung ikut mempraktikkan apa yang didemonstrasikan oleh narasumber. Dimulai dari pembekalan materi, pengeringan mie, perebusan mie, serta penggorengan mie menjadi Mie Kremes.

Adapun tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah untuk membuat inovasi produk baru yang berbahan dasar dari sumber daya alam yang melimpah di Bengkalis, yaitu Sagu. Kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan dan mengasah kemampuan masyarakat dalam memproduksi Sagu menjadi produk turunan seperti Pop Mie dan Mie Kremes agar setelah selesai pelatihan produk tersebut dapat dikembangkan dan diperjualbelikan secara luas. Sehingga berdampak positif membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkalis.