Bisnis Berkelanjutan, DKU Donat Latte Shop Kantongi Sertifikat Halal MUI BPJPH Kemenag RI

Bisnis Berkelanjutan, DKU Donat Latte Shop Kantongi Sertifikat Halal MUI BPJPH Kemenag RI
Bisnis Berkelanjutan, DKU Donat Latte Shop Kantongi Sertifikat Halal MUI BPJPH Kemenag RI

idfakta.com – Usaha donat premium kekinian DKU Latte Shop Indonesia, telah mengantongi label halal untuk produk donat, cake dan bakery. Sertifikat Halal DKU Latte Shop resmi diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), tertanggal 28 September 2022, dengan nomor sertifikat ID35110000447790622.

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) DKU Donat Latteshop yang dikelola oleh pengusaha muda asal Jombang Jawa Timur, Dynta Nabila Mahtristhasufi, mendapat sertifikat halal setelah melalui serangkaian proses kurasi dari tim lapangan BPJPH RI. Proses kurasinya yaitu mulai bahan baku, proses produksi, hasil produksi, dan pengemasan yang dinilai telah memenuhi standar produk halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BPJPH RI.

Berikut ini profil usaha DKU Donat Latteshop Indonesia, sebuah peluang bisnis makanan dan minuman menjanjikan tahun 2023 yang diunggah di kanal YouTube DKU Donuts Channel.

“DKU Donat Latteshop merupakan usaha donat premium kreatif-inovatif dan kekinian generasi kedua yang berdiri tahun 2018. Usaha induknya yakni DKU Donuts yang didirikan oleh Rosidah Widya Utami, pakar resep donat premium Indonesia sejak 2001”, ujar Dynta Nabila, womenpreneur muda Indonesia asal Jombang, Jawa Timur.

Dynta Nabila Mahtristhasufi (24), Founder dan CEO DKU Latte Shop, merupakan seorang womenpreneur muda Indonesia, pelaku usaha kuliner berpengalaman lebih dari 5 tahun yang mempunyai keahlian dalam pembuatan donat, bakery, cake, dan pastry.

“Tahun 2017, saat itu saya masih mahasiswa semester satu di UIN Malang, saya sudah mendapat kepercayaan sebagai instruktur untuk melatih 200 peserta perempuan dalam kelas kursus donat, bakery, pastry antarbangsa ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam”, kenang Dynta Nabila yang kini menjadi mahasiswa pasca sarjana jurusan Bahasa Arab di Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Dynta Nabila menjelaskan bahwa seluruh manajemen bisnis DKU Donat Latte Shop dikelola oleh perempuan. Konsep bisnisnya yaitu kafe mini kekinian. Menu utamanya donat toping glaze dan kopi kekinian. Produk utamanya yaitu donat aneka toping yang dijual mulai empat ribu rupiah per biji. Sedangkan produk kopi kekinian dijual mulai sepuluh ribu rupiah per gelas.

Selain itu, DKU Donat Latte Shop juga menginovasi kue donat karakter dengan berbagai varian toping, rasa, dan motif yang sangat menarik menyesuaikan keinginan pelanggan.

“Donat DKU mengikuti gaya anak muda millenial. Suasana kafe DKU Latte Shop di desain dengan interior mini kafe kekinian, trendy, dan estetik ala anak muda zaman now”, terang Dynta Nabila.

DKU Donat Latteshop juga mengembangkan unit lembaga pelatihan food solutions, yakni LatteShop Training Center (LTC). Lembaga LTC melayani kursus online dan offline untuk kue donat roti bakery dan modern cake, serta menjual tepung premiks donat premium DKU ke seluruh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Lebih lanjut, Dynta memastikan bahwa DKU Latte Shop Indonesia merupakan peluang usaha kuliner modal kecil untung besar. Usaha donat premium ini diprediksi bakal menjadi bisnis kuliner terlaris di tahun 2023-2024.

“Dengan pengelolaan yang baik, usaha donat premium dijamin bisa kebanjiran orderan sepanjang tahun. DKU Donuts membuka kemitraan kepada para pelaku UMKM di Indonesia”, terang Dynta Nabila.

Ke depan, Dynta Nabila berharap, DKU Donat Latte Shop Cafe terus menjadi pelopor usaha donat premium kekinian di Indonesia.

“DKU Latte Shop adalah peluang usaha UMKM kekinian berkelanjutan di sektor makanan dan minuman yang mudah diterapkan dan murah investasinya. Usaha donat premium sangat prospek karena menjanjikan keuntungan bersih hingga 40% dari penjualan.

Ini adalah bisnis kuliner kekinian yang cocok bagi entrepreneur muda dalam mendukung transformasi digital di Indonesia”, pungkas Dynta Nabila Mahtristhasufi, pendiri dan CEO DKU Donat Latteshop yang lolos top 300 challengers terbaik nasional menyisihkan 23.657 proposal bisnis di lomba kewirausahaan Diplomat Success Challenge DSC 2022.