Wisata  

10 Daftar Pilihan Gunung Aktif Yang Sering Meletus di Negara Indonesia, Wajib Untuk Kalian Ketahui

idfakta.com – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai banyak sekali gunung api aktif. Semuanya tersebar hampir di seluruh pulau-pulau besar seperti di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera dan juga ujung Sulawesi.

Hal ini disebabkan Indonesia berada pada jalur Ring of Fire, sehingga mengakibatkan banyak gunung aktif ditemui. Beberapa diantaranya bahkan diketahui sangat berbahaya.

Beberapa tahun belakangan, banyak gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi, seperti Kelud, Merapi dan Sinabung di Sumatera Utara. Peristiwa tersebut mengakibatkan bencana alam dan bahkan ada yang sampai menyebabkan kematian.

Bukan hanya itu saja, beberapa diantaranya juga menyebabkan dampak pada perubahan iklim.Berikut adalah 10 daftar gunung di Indonesia yang meletus dengan ledakan dahsyat lengkap beserta keterangannya.

1.Gunung Tambora

Salah satu spot yang meletus dengan ledakan dahsyat di Indonesia ialah gunung Tambora. Bahkan menurut catatan sejarah, ini merupakan terdahsyat di dunia.

Tambora sendiri terletak di daerah Sumbawa dan pertama kali meletus pada tanggal 10 April 1815. Ledakan yang terjadi disebut merupakan puncak dari aktivitas vulkanik yang semakin meningkat selama hampir 4 tahun.

Letusan Tambora dinyatakan benar-benar hebat, bahkan bisa disamakan dengan ratusan ribu bom atom yang meletus secara sekaligus. Akibat ledakan diperkirakan ada 70 ribuan orang di sekitar Sumbawa yang meninggal dikarenakan lava dan debu gunung tersebut.

Tak hanya di Indonesia, letusannya juga memberi dampak bagi dunia dimana mengirim banyak material debu ke langit dan mengakibatkan terjadinya perubahan iklim.

2. Gunung Krakatau

Gunung di Selat Sunda ini pernah meletus dengan dahsyat pada tanggal 26 sampai 27 Agustus 1883. Dan sebenarnya aktivitas vulkanik sudah terjadi sejak bulan Mei.

Ledakan Krakatau ini menyebabkan bencana alam besar di beberapa kota besar di sekitar Selat Sunda seperti Merak, Banten. Saat meletus, banyak sekali material batuan panas dilemparkan ke luar bumi dan mengakibatkan banyak warga meninggal.

Peristiwa tersebut juga sampai menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Sama halnya dengan Tambora, erupsinya juga menyebabkan perubahan iklim.

3. Gunung Kelud

Dari sekian banyaknya jumlahnya, Kelud adalah salah satu gunung yang paling fenomenal di Indonesia. Spot tersebut juga sangat dihormati sejak zaman kerajaan Majapahit sampai Kediri.

Bahkan di kota Blitar, dibuat sebuah candi khusus untuk penyembahan kepada Kelud, namanya yaitu candi Palah atau Penataran.

Pada tahun 2014 lalu, Kelud mengalami letusan terbesar. Material yang dimuntahkan menyebabkan beberapa bencana di sejumlah kota-kota besar di Pulau Jawa, seperti Kediri dan Jogja.

Untungnya, sebelum meletus warga sudah dievakuasi sehingga korban yang meninggal tidak banyak. Namun untuk kerusakan rumah tidak dapat dihindari.

4. Gunung Merapi

Mendengar nama spot satu ini, pikiran kita pasti langsung tertuju pada Juru Kunci Nyentrik, yaitu Mbah Maridjan. Namun cukup disayangkan, beliau sudah meninggal saat terjadi erupsi Merapi tahun 2010 lalu.

Selain tentang Mbah Maridjan, ada satu lagi fenomena menarik dari Merapi ini yaitu munculnya asap hitam panas yang keluar dari gunung atau biasa dikenal dengan nama wedhus gembel.

Merapi ini dikenal sebagai berapi paling aktif di Pulau Jawa. Menurut berita, ia sudah sering erupsi sejak abad ke-16. Dan letusan terakhir terjadi pada 2010 lalu.

Dampak dari peristiwa tersebut mengakibatkan sebanyak 153 orang meninggal. Bukan hanya itu, sekitar 320.00 warga juga harus rela kehilangan rumahnya.

5. Gunung Samalas

Mendengar nama spot satu ini mungkin masih sangat asing dan tidak sepopuler Merapi atau Kelud. Alasannya karena sudah hancur karena ledaknnya sendiri.

Menurut data dari beberapa sumber, Samalas sudah meletus sejak tahun 1257 dan akibat letusan tersebut, sekitar 10 mil kubik material dimuntahkan ke permukaan bumi.

Besarnya ledakan disebut hampir sama seperti Tambora dan memberi dampak terhadap perubahan iklim dan menjadi penyebab Zaman Es Kecil.

Bukan hanya itu saja, akibat peristiwa tersebut banyak orang menderita bahkan sampai kehilangan nyawanya. Kamu bisa melihat kliping gambar, foto-foto atau video kejadiannya di youtube.

6. Gunung Sinabung

Terletak di daerah dataran tinggi Tanah Karo, Sumatera Utara, Sinabung juga merupakan salah satu gunung berapi aktif di Indonesia.

Spot berketinggian 2.451 meter diatas permukaan laut yang merupakan puncak tertinggi ke dua di Sumatera Utara ini tercatat sudah meletus sejak tahun 1600. Dan mendadak kembali aktif pada akhir 2010 lalu.

Sejak 2010, Sinabung mulai sering erupsi dan hampir meletus tiap tahun seperti pada 2013, 2014, 2016, 2018. Terakhir yakni tanggal 9 Juni 2019 lalu, dimana dampak dari peristiwa tersebut mengakibatkan kolom abu setinggi 7.000 meter.

Kolom abu tersebut teramati berwarna hitam dengan intensitas cukup tebal dan bergerak menuju ke arah selatan. Saat itu, Sinabung ditetapkan dalam status Level 3 atau Siaga. Ia pun menjadi salah satu gunung yang cukup rawan untuk didaki.

7. Gunung Lokon

Lokon merupakan salah satu puncak tinggi di dekat kota Tomohon, Sulawesi Utara. Ia memiliki ketinggian sekitar 1.580 meter diatas permukaan laut.

Berdasarkan data dari Wikipedia, Lokon pernah meletus dengan dahsyat pada tahun 1951 silam dan kembali mendadak aktif tahun 1991, 2001, serta terakhir yakni 10 Juli 2011 lalu.

Sebenarnya Lokon sudah menunjukkan aktivitas sejak Juni 2011 namun baru meletus pada bulan Juli dengan lontaran vulkanik setinggi 600 meter. Sehingga menyebabkan 10.000 lebih warga mengungsi ke Tomohon serta Manado.

8. Gunung Agung

Mount Agung yang terletak di Pulau Dewata Bali ini menunjukkan aktivitas erupsi pada tahun 2017 lalu dan memberi dampak terhadap ribuan orang yang mengharuskan mereka untuk mengungsi.

Gempa tektonik yang disebabkan ledakan dahsyat Mount Agung ini sudah terdeteksi sejak Agustus 2017 dan meningkat secara signifikan beberapa minggu kemudian.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan bandara di sekitar Mount Agung ditutup seperti Ngurah Rai Airport dan International Airport Lombok. Sehingga 400 lebih penerbangan dibatalkan. Penutupan pun berlangsung sampai 30 November 2017.

9. Gunung Rinjani

Berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggiannya mencapai 3.726 meter diatas permukaan laut.

Menurut berita, Rinjani meletus terakhir pada Minggu, 25 Oktober 2015 lalu dan menyemburkan material abu vulkanik setinggi 500 meter ke atmosfer bumi. Dampaknya, sebanyak 7 desa di sekitarnya diselimuti oleh abu.

Sebelum hujan abu, anak dari Rinjani yakni Barujari sudah mengeluarkan letusan sebanyak 7 kali dan menghembuskan asap sampai setinggi 1.300 meter.

Tidak hanya warga yang dibuat menderita, abu vulkanik juga melumpuhkan seluruh penerbangan dari Australia menuju Bali. Penghentian tersebut merupakan ke-tiga kalinya dalam beberapa bulan terakhir sejak Rinjani dinyatakan kembali aktif.

10. Gunung Anak Krakatau

Seperti namanya, ini adalah salah satu gunung vulkanik aktif di Selat Sunda yang muncul akibat dari letusan Krakatau pada tanggal 26-27 Agustus 1883 silam.

Dan akhir-akhir ini, ada berita terbaru yang beredar mengatakan bahwa Anak Krakatau kembali erupsi pada tanggal 10 April 2022 lalu, sekitar pukul 22.35 WIB.

Tinggi kolom abu letusannya mencapai kurang lebih 657 meter diatas permukaan laut dan telah ditetapkan sebagai status level tiga atau siaga.

Nah, itu dia beberapa contoh daftar gunung yang sudah pernah dan sering meletus di Indonesia. Dari data disebutkan diatas, ada tidak yg dari daerahmu?

error: Content is protected !!