Wisata  

15 Makanan Khas Indonesia Ini Sudah Go International loh!

idfakta.com – Berbicara tentang Indonesia, Bumi Nusantara ini tak hanya kaya akan adat, suku, budaya dan tempat wisata saja namun juga punya segudang makanan khas daerah yang sangat menggugah selera.

Terdiri dari 34 provinsi membuat negara Indonesia mempunyai banyak sekali aneka macam kuliner khas daerah yang patut buat dicoba mulai dari Sabang sampai ke Merauke.

Seperti kita ketahui, tak sedikit makanan tradisional dari Indonesia yang sudah diakui di dunia dan bahkan telah Go international hingga ke luar negeri, salah satu contoh seperti rendang dari Padang.

Dan menariknya lagi, sederet makanan khas Indonesia yang sudah terkenal di luar negeri ini pernah dijadikan syair lagu sebuah band bernama “Punk” asal Perancis.

Nah, karena letaknya yang cukup geografis membuat Bumi Pertiwi kaya akan aneka bahan makanan seperti umbi-umbian, nabati, hewani hingga serealia semua bisa ditemukan di negara ini.

Penasaran apa saja makanan khas Indonesia yang sudah mendunia? Nah, berikut ini JejakPiknik telah mengulas kumpulan daftar menunya lengkap beserta keterangannya, resepnya, sejarahnya, cara pembuatannya, keunikannya hingga ciri khasnya. Silahkan disimak ya!

1. Sate

Nama makanan khas Indonesia pertama yang sangat terkenal dan sudah mengglobal adalah sate. Nah, Sahabat JejakPiknik pasti kenal kan dengan kuliner satu ini?

Menurut penjelasan Wikipedia, sate adalah makanan yang terbuat dari potongan kecil daging baik ayam, sapi, ikan atau lainnya dan kemudian ditusuk dengan lidi lalu dipanggang diatas bara api.

Sate asalnya diketahui asli dari Jawa namun sudah dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia dengan hasil modifikasi masing-masing dan dianggap sebagai masakan nasional di Nusantara.

Tak hanya di negara Indonesia, sate juga populer di beberapa negara Asia seperti di Kuala Lumpur Malaysia, Jepang, Korea bahkan Amerika dan Inggris.

Di Indonesia sate dapat dengan mudah ditemukan baik pedagang keliling, warung kaki lima hingga restoran kelas atas. Umumnya, harganya dibanderol mulai dari Rp.10.000.

2. Gudeg

Nah, kedua ada gudeg, yaitu salah satu jenis makanan tradisional yang asal daerahnya berasal dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Gudeg adalah masakan daerah berbahan dasar nangka muda yang kemudian dimasak dengan santan serta daun jati. Kuliner ini jenisnya bervariasi ada basah, kering serta solo.

Perlu diketahui, untuk membuatnya dan juga memasaknya dibutuhkan waktu berjam-jam, tujuannya agar citarasanya semakin nikmat.

Jika ingin menikmatinya, di Yogyakarta ada banyak angkringan yang menjual menu ini dan umumnya harganya dibanderol sekitar Rp.12.000-Rp.30.000/porsinya.

3. Nasi Goreng

Melihat foto atau gambarnya saja, siapa tak kenal dengan kuliner satu ini? Yup, nasi goreng adalah salah satu jenis makanan cepat saji yang sangat mudah dibuat dan dapat dinikmati semua orang.

Disamping resep t sederhana hanya perlu nasi putih sebagai bahan utama, cara pembuatan kuliner ini juga gampang dimana nasinya cuma perlu digoreng lalu diberi kecap serta racikan bumbu lain.

Nasi goreng dapat dinikmati baik di warung makan tepi jalan, gerobak penjaja keliling hingga di restoran-restoran mewah sekalipun. Untuk harga, biasanya dibanderol mulai Rp.10.000 saja.

4. Ketoprak

Ketoprak adalah salah satu makanan jaman dulu yang masih populer hingga saat ini dan bisa ditemui hampir di seluruh kota di Nusantara.

Menurut deskripsi Wikipedia, ketoprak merupakan salah satu jenis sajian Indonesia yang bahannya terdiri dari ketupat, tahu, bihun, mentimun, tauge dan kemudian dilengkapi dengan saus kacang, kecap serta taburan bawang goreng.

Ketoprak ini merupakan penganan favorit orang-orang Betawi. Dan selain menjadi sajian pembuka, kuliner tersebut juga kerap dihidangkan sebagai menu penutup.

Ketoprak biasanya dijajakan menggunakan kereta dorong di jalan-jalan ataupun kaki lima. Dan pada umumnya dibanderol mulai Rp.10.000 saja.

5. Kerak Telor

Selanjutnya ada kerak telor, yaitu smakanan asli orang Betawi di Jakarta yang bahannya terbuat dari ketan putih,parutan kelapa, telur ayam, ebi dan lainnya.

Cemilan ringan terenak dan terpopuler di wilayah Ibukota ini cara membuatnya cukup unik dimana semua bahan hanya perlu dimasak sampai menjadi kerak.

Di Jakarta, kerak telor biasanya dijajakan di pinggir jalan atau dijual secara keliling. Dan mengenai harganya, biasanya dibanderol mulai Rp.15.000 saja.

6. Pempek

Pempek adalah makanan khas provinsi Sumatera Selatan yang terbuat dari olahan ikan dan tepung kanji. Meski namanya terdengar aneh, tapi soal citarasa tak boleh dianggap remeh.

Cara pengolahan pempek ini bisa dibilang sedikit agak sulit, jadi tak heran jika rasanya pun begitu khas. Dan seiring perkembangan inovasi kuliner, penganan tersebut pun semakin dimodifikasi.

Pempek sendiri paling enak jika dipadukan bersama cuka yang sudah diracik dengan resep khusus. Tak hanya masyarakat lokal, penganan ini pun disukai banyak wisatawan.

Dan karena merupakan penganan tahan lama, pempek sering dibeli buat dijadikan sebagai oleh-oleh buat keluarga oleh wisatawan yang berkunjung ke Sumsel.

Jika ingin berburu kuliner ini, Palembang adalah pusat daerahnya. Mengenai harganya hanya sekitar Rp.5.000/biji, dan mulai Rp.100.000/kotak. Dan kini, pempek juga mulai dipasarkan secara online untuk memudahkan orang-orang buat menikmatinya.

7. Oncom

Oncom adalah makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari hasil fermentasi kedelai. Kuliner ini juga memiliki kandungan gizi cukup tinggi sehingga banyak manfaatnya buat kesehatan.

Cara pengolahan oncom tersebut sebenarnya tidak jauh beda dengan tempe, hanya saja penganan ini dinyatakan siap diperdagangkan setelah kedelainya menghasilkan spora.

Oncom paling mudah ditemui di kawasan pasar Kosambi, Bandung dan umumnya, harganya dikenai sekitar Rp.4.000/papan.

8. Rendang

Rendang atau dalam bahasa Padang disebut dengan randang adalah masakan daging dengan bumbu rempah-rempah yang berasal dari Minangkabau dan bercitarasa pedas.

Pada tahun 2011,rendang dinobatkan hidangan terenak pertama dari 50 kuliner lezat di dunia versi CNN international. Dan kuliner ini bahkan sudah dijadikan kemasan untuk diekspor ke luar negeri.

Selain enak dan tahan lama, rendang juga sangat sehat karena kandungan gizinya tinggi. Di Padang sendiri, kuliner tersebut menjadi penganan wajib tiap lebaran Idul Fitri atau Ramadhan.

Rendang sendiri sangat mudah ditemukan di setiap sudut kota Sumatera barat baik di rumah makan ataupun toko oleh-oleh. Dan untuk harganya cukup bervariasi, biasanya mulai Rp.50.000.

9. Soto

Soto adalah hidangan khas Indonesia yang mudah ditemukan di setiap daerah. Kuliner berwujud sop ini bahannya terbuat dari kaldu daging dan sayuran.

Disamping cara membuatnya tergolong simple, penyajian soto ini sangat bervariasi tergantung dari daerahnya. Pada umumnya, dihidangkan bersama nasi, bihun serta perkedel kentang dan kerupuk sebagai pelengkapnya.

Untuk menemukannya tidaklah sulit, karena hampir ditemukan di setiap daerah dan termasuk menu kesukaan masyarakat Indonesia. Mengenai harga, biasanya dibanderol mulai Rp.10.000 saja.

10. Lepet Jagung

Penganan ringan khas Jawa Timur ini adalah salah satu kuliner lezat berbahan dasar jagung yang sudah diparut kemudian dibungkus menggunakan kelobot lalu diolah dengan cara dikukus.

Meski sudah langka dan hampir punah karena tergerus kuliner kekinian tetapi lepet jagung masih bisa ditemui di pasar Kranggan, Jatim. Untuk harga, hanya Rp.2.000/buahnya.

11. Gado-Gado

Gado-gado adalah makanan tradisional Indonesia berasal dari Jabar dan Jatim. Kuliner ini bahannya terbuat dari aneka sayuran rebus yang kemudian disiram dengan saus bumbu kacang.

Kuliner ini juga sangat mudah ditemukan di setiap sudut daerah di Indonesia dan mengenai harga, biasanya dibanderol mulai Rp.10.000 saja seporsinya.

12. Tapai

Mendengar nama kuliner berikutnya ini mungkin sudah tidak asing lagi buat Sahabat JejakPiknik bukan? Nah, tapai/tape adalah salah satu penganan khas Jawa Barat yang terbuat dari ubi atau singkong hasil fermentasi.

Tapai sendiri sangat banyak ditemui di toko oleh-oleh di sekitar daerah Bandung atau Bondowoso, Jawa Timur. Berbicara tentang harga, hanya Rp.12.000 saja perkilonya.

13. Asidah

Menurut fakta sejarahnya, kue tradisional suku Melayu satu ini terinspirasi dari kudapan orang Arab yang kini sudah dimodifikasi sesuai dengan lidah masyarakat Riau.

Kue bercitarasa gurih dan juga manis ini bahan dasarnya terbuat dari campuran kayu manis, cengkeh serta daun pandan untuk menambah aroma harum.

Keunikannya terletak pada bentuknya yang menyerupai bunga mawar atau daun jambu. Sayangnya, kudapan tersebut sudah sangat langka jadi sulit untuk mendapatkannya.

14. Rujak Cingur

Rujak cingur adalah salah satu masakan tradisional kota Surabaya yang bahan dasarnya dibuat dari moncong atau mulut sapi. Meski enak, namun kuliner ini dianggap sebagai penganan ekstrim oleh kalangan wisatawan.

Jika ingin menikmatinya, Rujak Cingur Ahmad Jais di Peneleh, kab.Genteng, kota Surabaya adalah tempatnya. Mengenai harganya, masih sangat terjangkau hanya berkisar Rp.45.000 saja seporsinya.

15. Lumpia Semarang

Nah, jika Sahabat JejakPiknik berkunjung ke Semarang, lumpia adalah penganan paling wajib buat dicobain. Cirinya tidak jauh beda dengan risoles dan memiliki warna kuning kecoklatan.

Lumpia ialah salah satu penganan tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung terigu lalu dibentuk menjadi kulit dan di bagian dalam diisi dengan aneka isian seperti sayur, telur atau daging ayam.

Dan Lumpia Mbak Lien di Jln.Pemuda gg.Grajen No.01, Bangunharjo adalah spot paling pas untuk berburu kuliner ini. Soal harga hanya berkisar Rp.11.000-Rp.13.000 saja per bijinya.

Nah, selain daftar diatas, sebenarnya masih ada banyak lagi kuliner khas Indonesia yang belum disebutkan namun patut buat dicicipi seperti bakso, roti gandum, getuk dan lainnya.

error: Content is protected !!