Wisata  

Ke Palembang, Belum Afdol Kalau Pulang Gak Bawa Oleh-Oleh Ini

idfakta.com – Dikenal sebagai kota pewaris budaya kerajaan Bumi Sriwijaya, membuat kota Palembang menjadi sebuah destinasi yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Selain keberadaan wisata sejarah dan budayanya yang khas, ibukota Sumatera Selatan ini pun tak kalah dengan Jakarta atau Bandung dalam hal menyediakan beragam oleh-oleh unik buat para wisatawan.

Bingung apa saja macam-macam oleh-oleh khas Palembang yang wajib dibeli dan tidak tahu dimana tempat untuk mendapatkannya?

Jangan khawatir, karena pada artikel berikut kami akan menyajikan daftar oleh-oleh khas Palembang yang paling rekomendasi lengkap beserta panduan tempatnya.

1. Pempek

Siapa sih yang tak kenal dengan pempek? Kuliner khas Palembang satu ini sangat ikonik loh. Rasanya aneh kalau berkunjung ke Bumi Sriwijaya tapi tidak bawa pulang kudapan tersebut sebagai oleh-oleh.

Pempek adalah makanan tradisional berbahan dasar ikan tenggiri atau gabus yang dicampur dengan tepung kanji. Selain di Palembang, kudapan ini juga dimudah ditemui di Lampung, Jambi maupun Bengkulu.

Pempek sendiri varian turunannya bermacam-macam mulai dari lenggang, model, panggang, tekwan hingga celimpungan.

Disebut dengan kota Pempek ya wajar saja, karena di Palembang sendiri untuk menemukan kudapan ini tidaklah sulit dan banyak dijajakan di sepanjang jalan.

Beberapa merk terkenal diantaranya ada Pempek Candy, Ellen dan Pak Raden. Dan biasanya harganya, dijual hanya sekitar Rp.3.000/biji sementara per kotak mulai 100 ribuan.

2. Songket

Sahabat JejakPiknik suka mengoleksi kain-kain tradisional dari berbagai daerah? Nah, jika iya songket khas Palembang ini adalah souvenir yang paling pas untuk dibawa pulang.

Kain songket Bumi Sriwijaya ini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi juga sudah sampai ke luar negeri. Warna yang cantik, motifnya inik serta kualitasnya pun bagus membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai acara resmi.

Untuk membeli kain tradisional ini tidaklah sulit karena ada banyak tempat bisa dituju seperti Pasar 16 Ilir Baru, Dian Pelangi, Rumah Songket dan lainnya.

Mengenai harga, kain tradisional ini biasanya dijual kisaran Rp.250.000 hingga jutaan rupiah, tergantung kualitas bahan serta tingkat kerumitan pembuatan.

3. Kemplang

Selain pempek, Bumi Sriwijaya juga masih punya banyak lagi makanan khas yang bagus buat dibawa pulang sebagai oleh-oleh, salah satunya yaitu kemplang.

Kemplang adalah sejenis cemilan berwujud kerupuk yang bahan dasarnya dibuat dari ikan tenggiri atau gabus. Kudapan ini termasuk salah satu makanan awet dan tahan lama.

Rasanya yang gurih, harganya terjangkau, praktis dan mudah ditemukan di setiap sudut kota Palembang menjadi satu alasan kenapa harus membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

Untuk membawanya sebagai buah tangan, Sahabat JejakPiknik bisa membeli baik yang sudah digoreng atau dalam keadaan mentah dan bisa ditemui di seluruh pusat oleh-oleh maupun toko-toko online.

Mengenai harganya cukup murah, pada umumnya dibanderol mulai dari Rp.27.000 hingga ratusan ribu tergantung berat serta kualitasnya.

4. Kaos Khas Palembang

Tidak hanya Bali punya Joger, Palembang pun mempunyai baju khusus yang hadir dengan menonjolkan ciri khas daerah setempat.

Baju kaos khas Palembang ini tidak hanya berkualitas dan nyaman digunakan, tapi desain kata-katanya yang menggunakan bahasa setempat juga membuatnya semakin menarik.

Untuk membeli kaos khas Bumi Sriwijaya ini bukanlah hal sulit karena ada banyak kios yang menjualnya dan harganya cukup bervariasi, tergantung jenisnya.

5. Martabak HAR

Martabak HAR (Haji Abdul Rojak) adalah makanan paling melegenda di Palembang. Kuliner tersebut terbuat dari telur dan biasanya disajikan dengan siraman kuah kari diatasnya.

Untuk menemukannya tidak sulit, karena letak rumah makannya strategis dan mudah dijangkau di Jln.Protokol Sudirman di depan Masjid Agung Palembang.

Dan seporsi martabak HAR ini biasanya dibanderol hanya kisaran Rp.18.000-Rp.20.000 saja, tergantung jenis bahannya apakah telur ayam atau bebek.

6. Lempok Durian

Nah, buat Sahabat JejakPiknik yang mengaku sebagai pecinta durian sejati. Jajanan khas kota Palembang ini wajib untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Lempok durian ini wujud dan cara pembuatannya tak jauh berbeda dengan dodol, hanya saja makanan tersebut tidak menggunakan beras ketan dalam resepnya.

Dengan rasanya yang begitu nikmat, teksturnya lembut, rasanya manis dan aromanya pun begitu khas membuat penganan tersebut tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Dan untuk menemukannya sangatlah mudah, dimana ada toko yang menjual pempek disitu biasanya juga dijual lempok durian. Harganya sendiri dibanderol mulai 30 ribuan saja.

7. Kue 8 jam

Sahabat JejakPiknik ingin mencoba kudapan kesukaan para bangsawan? Cobalah kue delapan jam. Tak hanya namanya yang unik, rasanya juga nyaris sempurna.

Dinamakan demikian karena untuk proses pembuatannya sendiri dibutuhkan waktu sampai 8 jam sehingga jangan heran jika teksturnya begitu lembut dan daya tahannya cukup lama.

Kue ini juga mudah didapatkan di toko oleh-oleh dan umumnya dijual dengan kisaran harga mulai Rp.100.000-Rp.250.000/loyang.

Agar rasanya lebih nikmat, Sahabat JejakPiknik bisa menyantapnya sembari ditemani minuman baik kopi atau teh hangat.

8. Bolu Kojo

Bukan hanya di Jambi saja ditemukan makanan khas bernama bolu kojo, di Bumi Sriwijaya kue tradisional ini juga banyak dijajakan.

Diberi nama demikian, karena kue tradisional berwarna hijau ini memiliki bentuk menyerupai bunga kamboja. Namun kini, makanan tersebut sudah mengalami inovasi sehingga bentuknya pun makin bervariasi.

Untuk membelinya dibutuhkan budget sekitar Rp.145.000-Rp.200.000 dan salah satu tempat buat mendapatkannya adalah toko Hj.Cekrum di Jln.Merdeka 26 Ilir, Gg.Roda, Palembang.

9. Ikan Salai

Nah, makanan khas Palembang satu ini juga merupakan salah satu buah tangan yang paling sering dibawa pulang para wisatawan usai menjelajahi Bumi Sriwijaya.

Kuliner tersebut bahan dasarnya terbuat dari berbagai jenis ikan yang kemudian dipipihkan lalu diawetkan dengan cara diasapi.

Ikan salai banyak dijajakan di sepanjang pinggir jalan menuju Musi dua dan soal harganya biasanya dibanderol mulai 15-300 ribuan tergantung jenis ikan serta ukuran kemasannya.

10. Tempoyak

Selain dijadikan lempok, masyarakat Bumi Swijaya juga menjadikan buah durian sebagai bahan dalam pembuatan sambal bernama tempoyak.

Tempoyak dibuat dengan cara difermentasi dan memiliki citarasa asam pedas serta beraroma khas. Sambal ini kerap disajikan sebagai menu pelengkap olahan ikan

Selain rasanya enak, tempoyak juga dijual dengan harga sangat terjangkau hanya Rp.45.000 saja. Bagi Sahabat JejakPiknik yang mengaku penikmat durian, wajib untuk membelinya.

11. Engkak Ketan

Sama seperti bolu kojo, kue engkak ketan khas Palembang ini bahan dasarnya juga terbuat dari telur bebek, namun dengan tambahan ketan.

Bila dilihat sekilas, tampilannya mirip seperti kue lapis hanya saja engkak menggunakan gula yang banyak dalam adonannya. Sehingga tak heran jika daya tahannya cukup lama.

Meskipun sering disajikan dalam berbagai acara besar tapi engkak juga mudah ditemukan di toko oleh-oleh dan harganya hanya kisaran Rp.145.000-Rp.250.000/loyangnya.

12. Miniatur Jembatan Ampera

Selain terkenal dengan pempeknya, kota Palembang juga pada nyatanya cukup populer akan jembatan Ampera yang ikonik.

Berkunjung ke Palembang tak cukup hanya mengabadikan foto jembatan Ampera saja, tapi Sahabat JejakPiknik juga bisa membeli miniaturnya sebagai cinderamata.

Barang unik yang menonjolkan landmark Bumi Sriwjaya ini juga mudah loh ditemukan di toko-toko souvenir dan harganya pun tidak terlalu mahal.

Nah, bagaimana? Sahabat JejakPiknik sudah tau mana oleh-oleh khas Palembang yang ingin dibawa pulang? Jangan lupa, pilihlah sesuai dengan budget ya.

error: Content is protected !!